Buka jam 08.00 s/d jam 21.00 , Sabtu, Minggu & Hari Besar Tutup
Beranda » Anakan Murai Batu » Perlakuan Anakan Baru Menetas

Perlakuan Anakan Baru Menetas

Perlakuan Anakan Baru Menetas
Kode : -
Berat : gram
Stok :
Kondisi : Baru
Kategori : Anakan Murai Batu
Dilihat : 165 kali
Review : Belum ada review
Hubungi kami secara langsung untuk pemesanan yang lebih cepat!
Perlakuan Anakan Baru Menetas

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Perlakuan Anakan Baru Menetas *Harga Hubungi CS
INFO HARGA
Silahkan menghubungi kontak kami untuk mendapatkan informasi harga produk ini.

Bagikan informasi tentang Perlakuan Anakan Baru Menetas kepada teman atau kerabat Anda.

Deskripsi Perlakuan Anakan Baru Menetas

Biasanya, setelah 12-15 hari, telur akan menetas dan menjadi piyik.
Berdasarkan pengalaman ahli burung, masa kritis piyik murai batu adalah kurang lebih selama satu minggu setelah menetas. Jika masa kritis ini dapat dilewati, kemungkinannya untuk terus hidup dan tumbuh berkembang sangat besar. Untuk itu, selama satu minggu sctclah telur menetas, harus diupayakan pemberian pakan yang sesuai dengan kondisi induk yang sedang menyuapi piyiknya.
       Pakan yang dianjurkan adalah cacing tanah. Cacing ini mempunyal tekstur yang halus dan mempunyai kandungan air dan protein yang tinggi.
      Pada kurun waktu ini, kroto sebaiknya diberikan hanya pada pagi hari, sebab pemberian yang berlebihan akan mengakibatkan kematian pada piyik. Kroto termasuk pakan yang terlalu panas bagi piyik sehingga susah dicerna olehnya.Jika diberikan terlalu sering, kroto akan menggumpal di dalam tubuh dan tidak dapat dikeluarkan melalui kibang pengeluaran.

      Jika gumpalannya semakin besar, ini tentu dapat mengakibatkan kemadan pada piyik tersebut. Melewati masa kritis, pakan yang diberikan kepada kedua induk sama seperti biasanya.

+ Piyik dipisahkan dan ditempatkan dalam sangkar pcmeliharaan setelah berumur 30 han atau lebih. Biasanya, pada usia tersebut, pivik sudah dapar makan sendiri dan seluruh bulunya sudah keluar meskipun warnanya belum sempurna sehingga belum dapat diidentifikasi jantan dan betinanya. Pemisahan ini juga bertujuan untuk memacu agar induknya memulai lagi proses kawin, berrelur, dan mengeram. Berdasarkan pengalaman, setelah 10-14 hari dari pemisahan tersebut, induk betina sudah mulai bertelur lagi. Pakan yang dianjurkan setclah piyik dipisahkan dan induknya adalah campuran voer dan kroto. Campuran tersebut sebaiknya dibuat lembek atau dihaluskan terlebih dulu. Pemberian pakan campuran tersebut dilakukan hingga anakan berumur dua bulan. Pada saat ini, anakan murai batu mulai dibiasakan dimandikan dan dijemur. Selanjutnya, semua hal yang
menyangkut pemeliharaan dan perawatan sama saja dengan bakalan yang diperoleh dari pedagang burung.


Ditambahkan pada: 26 Januari 2017

Belum ada ulasan untuk produk Perlakuan Anakan Baru Menetas

Silahkan tulis ulasan Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*







Produk Terkait Perlakuan Anakan Baru Menetas

Mungkin Anda tertarik dengan produk terbaru kami

Rahasia Sukses Murai Rimba Kediri

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rahasia Sukses Murai Rimba Kediri *Harga Hubungi CS
Memandikan dan Menjemur Murai Batu

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Memandikan dan Menjemur Murai Batu *Harga Hubungi CS
Proses Pergantian Bulu Burung Murai Batu

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Proses Pergantian Bulu Burung Murai Batu *Harga Hubungi CS
Untuk menampilkan facebook like box pada sidebar, Anda harus isi terlebih dahulu kolom URL Facebook Fanpage terlebih dahulu pada pengaturan Lapax > Socmed & Marketplace
SIDEBAR